Gejala Dan Penyebab Penyakit Epilepsi Yang Harus Anda Ketahui

Gejala Dan Penyebab Penyakit Epilepsi Yang Harus Anda Ketahui

Gejala Dan Penyebab Penyakit Epilepsi,- Hallo semuanya!! selamat datang di website www.propolisbrazil.web.id. Apakah anda sedang mencari informasi mengenai Gejala Dan Penyebab Penyakit Epilepsi? Jika iya, anda datang ke tempat yang tepat, karena disini semuanya ada. Mulai dari penjelasan berbagai penyakit dan kesehatan lainnya sampai obat herbal yang direkomendasikan untuk berbagai penyakit kronis dan non kronis.

Sebelumnya saya sudah membahas informasi mengenai Faktor Terkena Penyakit Epilepsi Yang Beresiko. Nah, kali ini saya akan membahas Gejala Dan Penyebab Penyakit Epilepsi. Apakah anda ingin tahu apa saja gejala dan penyebab dari penyakit ini? kalau begitu mari simak penjelasannya berikut ini.

Penyakit Epilepsi

Gejala Dan Penyebab Penyakit EpilepsiEpilepsi adalah suatu gangguan pada sistem saraf otak manusia karena terjadinya aktivitas yang berlebihan dari sekelompok sel neuron pada otak. Itu menyebabkan berbagai reaksi pada tubuh manusia seperti melamun, kesemutan, gangguan kesadaran, kejang-kejang, dan kontraksi otot. Epilepsi merupakan gangguan neurologis keempat yang paling sering dan mempengaruhi orang-orang dari segala usia. Penyakit ini ditandai dengan kejang tidak terduga dan dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Gejala Penyakit Epilepsi

Kerjang berulang adalah gejala utama epilepsi. Karakteristik kejang akan bervariasi dan bergantung pada bagian otak yang terganggu pertama kali dan seberapa jauh gangguan tersebut terjadi. Berdasarkan gangguan pada otak, jenis kejang epilepsi dibagi menjadi dua yaitu parsial dan umum

1 Kejang Pesial

Kejang parsial atau focal, otak yang mengalami gangguan hanya sebagian saja. Kejang parsial dibagi menjadi dua kategori yaitu: kejang parsial simpel atau tanpa kehilangan kesadaran dan kejang parsial kompleks.

Kejang parsial simpel ditandai dengan tidak hilangnya kesadaran penderita saat kejang terjadi. Gejalanya dapat berupa anggota tubuh yang menyentak, atau timbul sensasi kesemutan, pusing, dan kilatan cahaya.

Terkadang kejang focal mempengaruhi kesadaran penderita sehingga dia terlihat seperti bingung atau setengah sadar selama beberapa saat. Dan inilah yang dinamakan dengan kejang parsial kompleks, ciri-ciri kejang parsial kompleks adalah pandangan kosong, menelan, mengunyah, atau menggosok-gosokkan tangan.

2. Kejang Umum

Pada kejang umum atau menyeluruh gejalanya terjadi pada sekujur tubuh dan disebabkan oleh gangguan yang berdampak pada seluruh bagian otak. Dan berikut adalah gejalanya yang bisa terjadi saat seseorang terserang kejang umum:

  • Mengompol
  • Mata yang terbuka saat kejang
  • Kejang tonik : tubuh yang menjadi kaku selama beberapa detik. ini bisa juga diikuti dengan gerakan-gerakan ritmis pada lengan dan kaki atau tidak sama sekali. Otot-otot pada tubuh terutama lengan, kaki, dan punggung berkedut.
  • Kejang atonik : Otot tubuh tiba-tiba menjadi rileks sehingga penderita jatuh tanpa kendali.
  • Kejang Klonik : Gerakan menyentak ritmis yang biasanya menyerang otot leher, wajah dan lengan.
  • Penderita terkadang mengeluarkan suara-suara atau teriakan saat mengalami kejang-kejang.
  • Kesulitan bernapas untuk beberapa saat sehingga badan terlihat pucat atau bahkan membiru
  • Dalam sebagian kasus, kejang menyeluruh membuat penderita benar-benar tidak sadarkan diri
  • Setelah sadar, penderita terlihat bingung selama beberapa menit sampai berjam-jam.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi terjadi menjadi dua jenis yaitu idiopatik dan simptomatik
Epilepsi idiopatik atau disebut dengan epilepsi primer adalah jenis epilepsi yang tidak diketahui penyebabnya. Meskipun ada dugaan bahwa kondisi ini terkait dengan genetika yang diturunkan di dalam keluarga, penelitian, yang ada hingga saat ini belum dapat membuktikannya. Sebagian besar kasus epilepsi yang terjadi di dunia saat ini masuk ke dalam kelompok epilepsi idiopatik.

Berbeda dengan epilepsi idiopatik, epilepsi simptomatik merupakan jenis epilepsi yang penyebabnya bisa diketahui. Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan epilepsi simptomatik di antaranya adalah:

  • Cedera parah di kepala
  • Tumor otak
  • Penyakit serebrovaskuler (misalnya stroke)
  • Penyakit infeksi otak (misalnya meningitis dan ensefalitis)
  • Pertumbuhan beberapa bagian otak yang tidak berjalan dengan baik
  • Kekurangan oksigen ketika dilahirkan (misalnya karena tercekik tali pusar)
  • Kadar gula darah atau natrium yang tidak normal
  • Kecanduan minuman beralkohol
  • Penyalahgunaan obat-obatan.

Hal-hal yang dapat menjadi pemicu kejang

Jika Anda merupakan penderita epilepsi, ada baiknya mengenali hal-hal yang dapat memicu kejang agar Anda dapat melakukan pencegahan atau antisipasi. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kejang, di antaranya:

  • Lelah akibat kurang tidur
  • Stres
  • Tidak mengonsumsi obat antiepilepsi secara teratur
  • Mengonsumsi obat yang mengganggu kinerja obat antiepilepsi
  • Mengonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan
  • Penggunaan obat-obatan terlarang
  • Saat menstruasi, yaitu ketika otak dipengaruhi oleh perubahan hormon-hormon pada masa tersebut
  • Lampu berkedip atau cahaya yang menyilaukan

Nah, itulah penjelasan saya kali ini mengenai Gejala Dan Penyebab Penyakit Epilepsi Yang Harus Anda Ketahui. Semoga bisa bermanfaat dan juga memberikan wawasan lebih luas lagi untuk anda semua. Dan terimakasih sudah berkunjung ke www.propolisbrazil.web.id

Tinggalkan Balasan